Fertilisasi in Vitro dari perspektif Hukum, Biologi dan Moral Katolik

Penulis

  • Anita Anastasya Br Sembiring Fakultas Teologi Wedhabakti Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.63037/ivl.v7i1.30

Kata Kunci:

Fertilisasi In Vitro , Hukum , Biologi, Moral Katolik, Pastoral

Abstrak

Fertilisasi in vitro (FIV) adalah topik yang kompleks dan kontroversial yang telah menarik perhatian dalam berbagai bidang penelitian, termasuk hukum, biologi, dan etika. Artikel ini menguraikan hasil penelitian kepustakaan yang menggambarkan FIV dari berbagai perspektif, khususnya dalam kerangka hukum, biologi, dan moral Katolik. Artikel ini menyajikan analisis mendalam dari FIV dari perspektif hukum, biologi, dan moral Katolik. Ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan dan pertanyaan etis yang terkait dengan FIV dan mengusulkan solusi yang dapat menghormati prinsip-prinsip moral Katolik sambil mempertimbangkan kerangka hukum dan konsep-konsep biologis yang relevan. Dalam menghadapi perdebatan kompleks ini, upaya kolaboratif antara para ahli hukum, ilmuwan biologi, dan teolog Katolik mungkin diperlukan untuk mencari jalan terbaik yang mengakomodasi semua perspektif ini dengan baik.

 

Kata kunci: Fertilisasi In Vitro, Hukum, Biologi, Moral Katolik, Pastoral

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-28

Cara Mengutip

Sembiring, A. A. B. (2024). Fertilisasi in Vitro dari perspektif Hukum, Biologi dan Moral Katolik. IN VERITATE LUX, 7(1), 58–74. https://doi.org/10.63037/ivl.v7i1.30