Makna MAKNA TEOLOGIS UPACARA PENGHORMATAN SALIB PADA JUMAT AGUNG

Penulis

  • Antonius P Sipahutar STP Dian Mandala Gunungsitoli Nias
  • Putra Rinduan Hulu STP Dian Mandala Gunungsitoli

DOI:

https://doi.org/10.63037/ivl.v9i1.187

Kata Kunci:

Jumat Agung, penghormatan salib, anamnesis, penebusan

Abstrak

Upacara penghormatan salib pada Jumat Agung merupakan salah satu ritus sentral dalam liturgi Gereja Katolik yang menghadirkan misteri sengsara dan wafat Yesus Kristus sebagai inti iman Kristiani. Dalam praksis pastoral, ritus ini kerap dipahami terutama sebagai tindakan devosional pribadi atau kebiasaan liturgis tanpa pendalaman teologi liturgi yang memadai. Artikel ini bertujuan menganalisis ritus penghormatan salib dalam kerangka teologi liturgi sebagai locus theologicus, dengan menegaskan dimensi soteriologis, partisipatif, kerygmatis, eklesial, dan eskatologisnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan mengkaji Kitab Suci, Dokumen Gereja, serta literatur teologi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penghormatan salib bukan sekadar ekspresi kesalehan individual, melainkan tindakan liturgis Gereja yang bersifat anamnesis dan performatif, yaitu mengaktualkan iman akan karya penebusan Kristus, menghadirkan partisipasi umat dalam misteri sengsara-Nya, mewartakan kasih Allah yang berpuncak pada salib, serta menumbuhkan pengharapan eskatologis. Dengan demikian, ritus ini menegaskan liturgi sebagai tindakan Kristus dan Gereja yang membentuk kesadaran soteriologis dan identitas eklesial umat serta mendorong partisipasi yang sadar dan aktif dalam misteri Paskah.

Kata kunci: Jumat Agung; penghormatan salib; anamnesis; penebusan.

Referensi

Bagiyowinadi, F. X. D. (2011). Yesuskah yang Disalibkan. Obor.

Blolong, R. R. (2004). Salib Tanda Kasih dan Pelayanan. Prestasi Pustaka Kasih.

Cunha, B. da. (2011). Memaknai Perayaan Liturgi. Obor.

Danan, P., & Hartono, V. R. (2017). Pengajaran Iman Katolik. Kanisius.

Darminta, J. (2006). Jalan Pengudusan Melalui Salib. Kanisius.

Desi Sriyanti Tonis, Desti Meliana Mangngi Kale, & Malik Bambangan. (2024). Pengorbanan Yesus Kristus di Kayu Salib sebagai Bukti Penebusan Dosa Manusia dan Relevansinya bagi Orang Percaya Masa Kini. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik, 3(1), 213-224. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v3i1.931

Gea, A. A. (2006). Relasi dengan Tuhan. Elex Media Komputindo.

Gulo, A. Y. (2020). Tujuh Perkataan Yesus di Kayu Salib. Lakeisha.

Indrakusuma, Y. (2004). Hidup dalam Bimbingan dan Pimpinan Roh Kudus. Dioma.

Komisi Liturgi KWI. (2011). Direktorium tentang Kesalehan Umat dan Liturgi. Obor.

Kongregasi Ibadat Ilahi. (2005). Perayaan Paskah dan Persiapannya (Litterae Circulares de Festis Paschalibus Praeparandis et Celebrandis) (Piet Go (penerj.); 71 ed.). Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Konsili Vatikan II. (1993). Konstitusi tentang Liturgi Suci (Sacrosantctum Concilium) (R. Hardawiryana, penerj.). Dalam Dokumen Konsili Vatikan II. Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI-Obor.

L. Prasetya. (2003). Keterlibatan Awam sebagai Anggota Gereja. Dioma.

Lee, W. (2012). Allah yang Hidup dan Allah yang Bangkit. Yayasan Perpustakaan Injil.

Manuputty, M., Setiawan, T., & Twintarto Agus Indratno, Y. (2024). Perspektif Teologi Paulus tentang Pemberitaan Salib Kristus dalam 1 Korintus 1:18-25. Ambassadors: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 49-63. https://stt-indonesia.ac.id/journal/index.php/ojs/index

McBride, A. (2003). Images of Jesus. Obor.

Njiolah, H. (2004). Misteri Penderitaan dan Kematian Manusia. Yayasan Pusaka Nusantara.

Ohoitimur, J. (2020). Mysterium Crucis-Mysterium Paschale: Permenungan Atas Tri Hari Suci. Kanisius.

Panda, H. P. (2024). The Theological and Inculturative Values of Lamentation Songs in Good Friday Services. 8(2), 972-988. https://doi.org/10.30648/dun.v8i2.1290

Paus Yohanes Paulus II. (2016). Ensiklik tentang Kaya dalam Kerahiman (Dives in Misericordia) (Alfons S. Suhardi & F.X. Adisusanto (penerj.)). Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Paus Yohanes Paulus II. (2022). Surat Apostolik tentang Penderitaan yang Menyelamatkan (Salvifici Doloris) (J. Hadiwikarta (penerj.)). Departeman Dokumentasi dan Penerangan KWI.

Singgih, E. G. (2007). Apa itu Teologi? Gunung Mulia.

Suryanugraha. (2021). Natal dan Paskah Perayaan Liturgis dalam Dua Lingkaran. Kanisius.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-09

Cara Mengutip

Sipahutar, A. P., & Hulu, P. R. (2026). Makna MAKNA TEOLOGIS UPACARA PENGHORMATAN SALIB PADA JUMAT AGUNG . IN VERITATE LUX, 9(1), 56–69. https://doi.org/10.63037/ivl.v9i1.187