Pembangunan Mengkritisi Pembangunan Pertambangan di Flores ari Perspektif Etika Pembangunan Peter L. Berger

Potret Pembangunan Pertambangan di Flores

Penulis

  • Adrianus Yoni Valexta Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Antonius Satang Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Bernadino Dadu Open Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Farelus Yugar Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

DOI:

https://doi.org/10.63037/ivl.v8i2.170

Kata Kunci:

pembangunan pertambangan, hak asasi manusia, lingkungan hidup, etika pembangunan Peter L. Berger

Abstrak

Abstrak

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis pembangunan pertambangan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan menggunakan perspektif etika pembangunan Peter L. Berger. Pembangunan pertambangan di wilayah ini telah menimbulkan berbagai dampak negatif, baik bagi masyarakat lokal maupun lingkungan hidup. Aktivitas pertambangan menyebabkan pencemaran tanah, hutan, udara, dan udara, serta menimbulkan kerusakan pada properti pribadi masyarakat, seperti rumah dan lahan perkebunan. Akibatnya, sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat lokal mengalami penurunan produktivitas. Dalam konteks ini, etika pembangunan Peter L. Berger menjadi relevan sebagai kerangka kritis terhadap praktik pembangunan yang mengabaikan dimensi kemanusiaan. Berger secara tegas mengkritik utopia pertumbuhan ekonomi yang dikembangkan oleh ideologi kapitalis maupun sosialis, dan menawarkan konsep pembangunan yang pertimbangan atas biaya kemanusiaan serta upaya mengurangi penderitaan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yakni mengkaji dengan berbagai literatur yang relevan untuk menganalisis persoalan pembangunan pertambangan di Pulau Flores melalui konsep etika pembangunan Peter L. Berger.

Referensi

Artikel dalam Journal (Jurnal Primer)

Albab, W. U. (2023). Kajian Terhadap Pembangunan Geotermal di Pulau Flores Berdasarkan Prespektif Teori Keadilan (John Rawls). Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum, 1(4). https://journal.widyakarya.ac.id/index.php/Deposisi-widyakarya/article/view/1760%0Ahttps://journal.widyakarya.ac.id/index.php/Deposisi-widyakarya/article/download/1760/1901

Badj, B. (2024). Relevansi Etika Politik Peter L. Berger Bagi Pembangunan Pariwisata di Indonesia. Lumen Veritatis, 15(2), 207.

Fon, W., & Kedang, D. L. (2025). Polemik Geotermal di Poco Leok, Manggarai dari Perspektif Etika Politik Pembangunan Peter L. Berger. Ledalogos, 1(2), 125.

Hakim, A. fildzah, Krismadiana, Sholihah, F., Ismawati, R., & Dwantari, N. (2022). Potensi dan Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia. Indonesian Journal of Conservation, 11(2), 71–77. https://doi.org/10.15294/ijc.v11i2.40599

Harahap, B. H., Abidin, H. Z., Utoyo, H., Djumhana, D., & Yuniarni, R. (2015). Prospect of Mineral Deposits in the Central Flores Island, Eastern Indonesia Prospek Cebakan Mineral Di Pulau Flores Bagian Tengah, Indonesia Timur. Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral, 16(1), 1–13.

Tanggang, A., & Lajar, T. A. P. B. (2024). Bumi Sebagai “Rumah”: Kritikan Terhadap Proyek Geotermal Poco Leok dan Mataloko dalam Perspektif Ensiklik Laudato Si’. Vox, 01(1), 87.

Buku

Berger, P. L. (1982). Piramida Kurban Manusia Etika Politik dan Perubahan Sosial (A. R. Toleng (ed.)). LP3S.

Denar, B. (2015). Mengapa Gereja (Harus!) Tolak Tambang? Ledalero.

Denar, B. (2019). Sisi Antagonis Pembangunan dan Opsi Dekolonial dalam Teologi Katolik. In M. Daven & G. Kirchberger (Eds.), Hidup Sebuah Pertanyaan Kenangan 50 Tahun STFK Ledalero (p. 459). Ledalero.

Jebadu, A. (2019). Bahtera Terancam Karam. Ledalero.

Skrips/Tesis

Bau, S. S. (2022). Etika Politik Pembangunan Menurut Peter L. Berger. IFTK Ledalero.

Konradus Budiman Nasu. (2023). Kritik Peter L. Berger Terhadap Ideologi Kapitalisme dan Sosialisme dan Konsekuensinya bagi Pemahaman yang Realistis tentang Pembangunan. IFTK Ledalero.

Report/Laporan

Daven, M. (2025). piramida kurban manusia.

Naskah OnlineAlbab, W. U. (2023). Kajian Terhadap Pembangunan Geotermal di Pulau Flores Berdasarkan Prespektif Teori Keadilan (John Rawls). Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum, 1(4). https://journal.widyakarya.ac.id/index.php/Deposisi-widyakarya/article/view/1760%0Ahttps://journal.widyakarya.ac.id/index.php/Deposisi-widyakarya/article/download/1760/1901

Badj, B. (2023). Konsep Pembangun Dalam Perspektif Peter L Berger. Pos Kupang.Com. https://kupang.tribunnews.com/2023/02/13/Opini-Bernadus-Badj-Konsep-Pembangun-Dalam-Perspektif-Peter-L-Berger?Page=2,

Badj, B. (2024). Relevansi Etika Politik Peter L. Berger Bagi Pembangunan Pariwisata di Indonesia. Lumen Veritatis, 15(2), 207.

Bau, S. S. (2022). Etika Politik Pembangunan Menurut Peter L. Berger. IFTK Ledalero.

Berger, P. L. (1982). Piramida Kurban Manusia Etika Politik dan Perubahan Sosial (A. R. Toleng (ed.)). LP3S.

Daven, M. (2025). piramida kurban manusia.

Denar, B. (2015). Mengapa Gereja (Harus!) Tolak Tambang? Ledalero.

Denar, B. (2019). Sisi Antagonis Pembangunan dan Opsi Dekolonial dalam Teologi Katolik. In M. Daven & G. Kirchberger (Eds.), Hidup Sebuah Pertanyaan Kenangan 50 Tahun STFK Ledalero (p. 459). Ledalero.

Fon, W., & Kedang, D. L. (2025). Polemik Geotermal di Poco Leok, Manggarai dari Perspektif Etika Politik Pembangunan Peter L. Berger. Ledalogos, 1(2), 125.

Hakim, A. fildzah, Krismadiana, Sholihah, F., Ismawati, R., & Dwantari, N. (2022). Potensi dan Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia. Indonesian Journal of Conservation, 11(2), 71–77. https://doi.org/10.15294/ijc.v11i2.40599

Harahap, B. H., Abidin, H. Z., Utoyo, H., Djumhana, D., & Yuniarni, R. (2015). Prospect of Mineral Deposits in the Central Flores Island, Eastern Indonesia Prospek Cebakan Mineral Di Pulau Flores Bagian Tengah, Indonesia Timur. Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral, 16(1), 1–13.

JATAM. (2025). Dari Hulu yang Robek ke Kampung yang Tenggelam: Banjir Sumatera dan Ledakan Izin Ekstraktif. JATAM- Jaringan Advokasi Tambang. https://jatam.org/id/lengkap/Banjir-Sumatera-Ledakan-Izin-Ekstraktif

Jebadu, A. (2019). Bahtera Terancam Karam. Ledalero.

Joan Damaiko Udu. (2021). Menimbang Kembali Alih Fungsi Hutan Bowosie. Detiknews. https://news.detik.com/kolom/d-5758221/menimbang-kembali-alih-fungsi-hutan-bowosie,

Konradus Budiman Nasu. (2023). Kritik Peter L. Berger Terhadap Ideologi Kapitalisme dan Sosialisme dan Konsekuensinya bagi Pemahaman yang Realistis tentang Pembangunan. IFTK Ledalero.

Sanima, O. K. (2025). Wacana Pembentukan Provinsi Flores Menguat, Ini Potensi dan Tantangannya.https://www.obortimur.com/daerah/1786294379/wacana-pembentukan-provinsi-flores-menguat-ini-potensi-dan-tantangannya

Susabun, A., & Adir, R. (2023). Flores Terus Tersengat Panas Bumi: Proyek Dilanjutkan Usai Gagal Berulang dan Timbulkan Bencana Lingkungan. Floresa. Co. https://floresa.co/panas-bumi-flores/58590/2023/12/15/

Tanggang, A., & Lajar, T. A. P. B. (2024). Bumi Sebagai “Rumah”: Kritikan Terhadap Proyek Geotermal Poco Leok dan Mataloko dalam Perspektif Ensiklik Laudato Si’. Vox, 01(1), 87.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-21

Cara Mengutip

Valexta, A. Y., Satang, A., Open, B. D., & Yugar, F. (2026). Pembangunan Mengkritisi Pembangunan Pertambangan di Flores ari Perspektif Etika Pembangunan Peter L. Berger: Potret Pembangunan Pertambangan di Flores. IN VERITATE LUX, 8(2), 200–216. https://doi.org/10.63037/ivl.v8i2.170