KRISIS PERKAWINAN KATOLIK DI PAROKI SANTO YOSEF PEKERJA WAIRPELIT DARI PERSPEKTIF SERUAN APOSTOLIK AMORIS LAETITIA

Penulis

  • Vinsensius M. Junior Situmorang STP SANTO BONAVENTURA KAM

DOI:

https://doi.org/10.63037/ivl.v8i1.165

Kata Kunci:

Perkawinan Katolik, Amoris Laetitia, Pastoral Keluarga Kontekstual

Abstrak

Tujuan utama dari penulisan ini Adalah untuk menganalisis krisis perkawinan Katolik di Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit dalam terang Seruan Apostolik Amoris Laetitia serta merumuskan model pastoral keluarga yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan melalui wawancara mendalam terhadap pihak-pihak terkait. Tahapan penelitian meliputi pemahaman tujuan perkawinan Katolik, identifikasi permasalahan perkawinan, telaah pandangan Paus Fransiskus tentang cinta kasih dalam perkawinan menurut Amoris Laetitia, analisis krisis perkawinan dengan pendekatan pastoral kontekstual, serta penyusunan rekomendasi langkah-langkah pastoral keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah pasangan di Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit mengalami krisis perkawinan yang disebabkan oleh faktor internal dan eksternal seperti menurunnya cinta kasih, kemandulan, kesulitan ekonomi, kurangnya komunikasi, serta kesibukan pekerjaan. Faktor-faktor tersebut berdampak pada keharmonisan dan kestabilan rumah tangga. Berdasarkan temuan ini, diperlukan model pastoral keluarga yang lebih kontekstual, berakar pada semangat Amoris Laetitia, serta menekankan pendampingan yang manusiawi, penuh belas kasih, dan relevan dengan situasi keluarga masa kini. Gereja diharapkan hadir sebagai komunitas yang mendukung dan meneguhkan pasangan dalam mewujudkan panggilan hidup perkawinan dengan sukacita dan harapan baru.

Referensi

I. Artikel Jurnal

Adawiah, Rabiatul. “Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Anak (Studi pada Masyarakat Dayak di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan)”, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, Vol. 7, No. 1, Mei 2017.

Ansor, Muhammad and Yaser Amri, “Beyond Pious Critical Agency: Women, Interfaith Marriage and Religious Conversion in Aceh”, Journal Of Social Science and Religion, Vol. 1, No. 2, November 2016.

Bafrani, Mahdie Arab et al., “The Impact of Positive Psychology Counseling on Sexual and Marital Satisfaction and Anxiety among Reproductive-Aged Women During the COVID-19 Pandemic: A Randomized Controlled Clinical Trial”, BMC Psycology, Vol. 12, No. 1, Mei 2024.

Goa, Lorentius. “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Moral Anak Katolik Pada Era Pandemi Covid-19 di Kota Malang”, Equilibrium: Jurnal Pendidikan, Vol. 9, No 3, September-Desember 2021

Kancak, Meikel Kaliks leles, “Perkawinan yang Takterceraikan Menurut Hukum Kanonik”, Jurnal Lex et Societatis, Vol. 2, No. 3, April 2014.

Kayan, Wilfridus Samon, “Nilai Cinta Kasih dan Kesetiaan Perkawinan Katolik di Stasi Mewet dalam Seruan Apostolik Amoris Laetitia”, JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya, Vol. 3, No. 1 Desember 2022.

Khairunisa, Zulfa Uswatun Hasanah dan Prastiti Laras Nugraheni, “Pengaruh Keterlibatan Orang Tua Dalam Keluarga Terhadap Sikap Disiplin di Era Digital”, JKKP: Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, Vol. 8, No. 1, April 2021.

Laka, Laurensi. “Pastoral Keluarga dalam Upaya Membangun Family Resilience”, Jurnal Kateketik dan Pastoral, Vol. 4, No. 2, November 2019.

Lamatokan, Yohanes Victor Baro Bitan. “The Resilienci of Chatolic Migrant Workes Marriages: Socio-Religious Challenges in South Malang, Indonesia”, Potret Pemikiran, Vol. 28, No. 1, Desember 2024.

Nampar, Silpanus Hilario Didakus Nenga. “Keluarga Sebagai Tempat Pertama dan Utama Pendidikan Iman Anak”, Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, Vol. 2 No. 1, Juni 2018.

Nobles, Jenna and Robert Wood Johnson. “Marriage and Socioeconomic Change in Contemporary Indonesia”, HHS Public Access, Vol. 4, No. 70, Oktober 2015.

Prodeita, Vita. “Pemahaman Dan Pandangan Tentang Sakramen Perkawinan oleh Pasangan Suami-Istri Katolik,” Jurnal Teologi 8:1 (2019): 85–106.

Rubio, Julie Hanlon. "Notes On Moral Theology: Family Ethics Sexs And Controversy", Jurnal Theological Studies, Vol. 4, No. 1, Maret 2022.

Sinulingga, S. P. “Teori Pendidikan Moral Menurut Emile Durkheim Relevansinya Bagi Pendidikan Moral Anak Di Indonesia”, Jurnal Filsafat, Vol. 26 No.2, Agustus 2016.

Subekti, Rahmat Gerardus. “Pastoral Bagi Keluarga dalam Situasi Khusus Menurut Paus Fransiskus dalam Seruan Apostolik Amoris Laetitia”, Media Jurnal Filsafat dan Teologi, Vol. 2, No. 2, September 2021.

Turu, Wea S. “Studi Tentang Pemahaman Terhadap Hakikat Dan Tujuan Perkawinan Katolik Oleh Para Pasangan Dan Dampaknya Terhadap Perwujudan Panca Tugas Gereja Dalam Keluarga, ”Jurnal Jumpa, Vol. 8, No. 1, April 2020

Zahra Bostani Khalesi and Fatemeh Jafarzadeh Kenarsari, “Anxiety, Depression, and Stress: A Comparative Study between Couples with Male and Female Infertility,” BMC Women’s Health 24, no. 1 (2024): 1–8.

II. Wawancara

Hasil Wawancara Langsung dengan Didi Nong Daniel, Umat Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit, pada Jumat, 4 maret 2024.

Hasil Wawancara Langsung dengan Maria Goretty Siti, Umat Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit, pada Senin, 25 Maret 2024.

Hasil Wawancara Langsung dengan Maria Selviana, Umat Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit, pada Jumat, 14 Januari 2024.

Hasil wawancara langsung Bersama Hildegaris Delonis Nonik, umat Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit pada minggu, 8 Desember 2024.

Hasil wawancara langsung Bersama RP. Gorys Sabon SVD, mantan pastor Paroki Santo Yosef Pekerja Wairpelit pada minggu, 27 Mei 2025.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-16

Cara Mengutip

Situmorang, V. M. J. (2025). KRISIS PERKAWINAN KATOLIK DI PAROKI SANTO YOSEF PEKERJA WAIRPELIT DARI PERSPEKTIF SERUAN APOSTOLIK AMORIS LAETITIA . IN VERITATE LUX, 8(1), 109–118. https://doi.org/10.63037/ivl.v8i1.165