“Balako Bahuma” Tradisi Perladangan Suku Dayak Krio sebagai Upaya Arif-Bijaksana Memelihara Alam Semesta

Sebuah Elaborasi Filosofis-Fenomenologis-Kultural dalam Terang Ensiklik Laudato Si’ Artikel 144.

Penulis

  • Agustinus Tamtama Putra Program Doktor Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma

Kata Kunci:

Dayak Krio, kapitalisme, Laudato Si’, memelihara alam, balako bahuma.

Abstrak

Budaya asli Dayak Krio vis a vis budaya konsumeristis cukup mendatangkan keresahan dan kegamangan. Hal ini sejalan dengan kecenderungan yang secara khusus disoroti oleh Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si’. Dalam tulisan ini saya hendak mengelaborasi budaya saya sendiri, yaitu budaya Dayak Krio, dalam tantangannya dengan budaya konsumeristis dalam perspektif yang diangkat oleh Bapa Suci dalam ensiklik. Bagi Bapa Suci, budaya adalah agen pemelihara alam semesta. Peran ini selaras dengan praktek budaya Dayak Krio, yaitu balako bahuma. Kesesuaian peran dan aksi ini sedang berhadapan dengan faktor lain yang mendatangkan budaya konsumeristis dalam kehidupan bermasyarakat. Faktor itu disebabkan oleh proyek-proyek raksasa kapitalis. Studi ini menemukan bahwa kembali kepada alam dan belajar dari kebudayaan lokal merupakan keharusan manusia modern secara etis maupun praktis jaman sekarang mengingat bahaya katastrofi alam yang siap mengancam kapan saja sebagai hasil dari deforestasi konsumeristis manusia.

Referensi

Andasputra, Nico dan Stepanus Djuweng (eds.). Manusia Dayak. Pontianak: Institut Dayakologi. 2010.

Bamba, John. Dayak Jalai di Persimpangan Jalan. Pontianak: Institut Dayakologi. 2010.

Djuweng, Stepanus et. al. (eds.). Tradisi Lisan Dayak. Pontianak: Institut Dayakologi. 2003.

Fransiskus. Laudato Si’ (terj. Martin Harus, OFM., Jakarta: DOKPEN KWI. 2016.

Getruida dan Saulus Edy. Kearifan Pengelolaan Sumber Daya Alam Iyang Krio. Pontianak: Mitra Kasih. 2011.

Phang, Dr. Benny dan Dr. Valentinus (eds.). Minum dari Sumber Sendiri. Malang: STFT Widya Sasana. 2011.

Prasetyo OFM, Yohanes Wahyu. Sekilas Tentang Pekan Laudato Si - JPIC-OFM Indonesia, diakses Jumat, 14 Februari 2025, pukul 10.29.

Putra, Agustinus Tamtama. “Menjadi Solider Seturut Etika Ironis Liberal Richard Rorty”. FORUM Filsafat dan Teologi. Vol. 51, No. 2.2022.

---------------------------------. Dayak Krio Ketapang Kalbar: Mitos Asal Usul, Kini, Masa Depan. Tangerang: Lembaga Literasi Dayak. 2020.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-17

Cara Mengutip

Tamtama Putra, A. (2025). “Balako Bahuma” Tradisi Perladangan Suku Dayak Krio sebagai Upaya Arif-Bijaksana Memelihara Alam Semesta: Sebuah Elaborasi Filosofis-Fenomenologis-Kultural dalam Terang Ensiklik Laudato Si’ Artikel 144 . IN VERITATE LUX, 8(2), 163–178. Diambil dari http://e-jurnalstpbonaventura.ac.id/index.php/JURKAPS/article/view/117